Daerahekonomilingkungan hidup

Ironi Krisis Air di Pusat Kota: Warga Desa Pamuruyan Sukabumi Belum Nikmati Jaringan PDAM

ShePublik.my.id

SUKABUMI – Meski program penyediaan air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus digulirkan, sebagian warga di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, justru belum tersentuh layanan Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM).

Ironisnya, wilayah yang belum teraliri air perpipaan ini berada di kecamatan yang sama dengan kantor pusat perusahaan daerah tersebut. ​Kondisi ini dialami warga Kampung Johor dan Kampung Paris di Desa Pamuruyan.

Hingga tahun 2026, mereka masih kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Anton, warga Kampung Johor, mengaku selama ini warga terpaksa mengambil air menggunakan jeriken dari pabrik swasta di sekitar wilayah tersebut.​

“Dari lahir sampai sekarang belum pernah ada PDAM masuk. Padahal akses air perpipaan sangat kami nantikan, karena kalau kemarau dua minggu saja warga sudah mulai kesulitan,” ujar Anton.​

Senada dengan itu, Rokib, warga Kampung Paris, menjelaskan bahwa sumur warga kerap mengering saat kemarau panjang. Hal ini memaksa masyarakat menempuh jarak jauh ke fasilitas perusahaan swasta demi kebutuhan dasar.

“Jaraknya jauh, harus pakai motor. Bahkan ada warga yang harus membayar upah orang lain untuk mengambilkan air,” tuturnya.​

Hingga berita ini diturunkan, pihak Perumda Air Minum TJM belum memberikan keterangan resmi. Bagian humas menyatakan bahwa permohonan wawancara harus diajukan secara tertulis untuk dijadwalkan.

​Kesenjangan ini memicu sorotan terkait keadilan sosial dan pemerataan infrastruktur. Optimalisasi program hibah air minum dan skema subsidi silang melalui Raperda Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dinilai krusial agar pembangunan inklusif benar-benar menyentuh masyarakat yang selama ini terpinggirkan.​

Penyediaan air bersih bukan sekadar wacana, melainkan tanggung jawab nyata pemerintah untuk menjamin hak dasar seluruh rakyat tanpa terkecuali

Team Shepublik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *