Menkomdigi: Penertiban Akun Anak di Bawah 16 Tahun Dilakukan Bertahap

ShePublik.my.id
JAKARTA (22/4/2026) – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa implementasi kebijakan pembatasan usia pengguna digital masih berlangsung secara bertahap.
Kebijakan ini mencakup penertiban akun anak di bawah usia 16 tahun yang akan terus dikawal secara berkelanjutan.Sesuai dengan tujuan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas), Meutya menekankan bahwa pengawasan aktivitas anak di ruang digital adalah tanggung jawab bersama. Hal ini melibatkan pemerintah, platform digital, hingga orang tua sebagai garda terdepan.
“Dalam penegakan ini, tidak cukup hanya aturan pemerintah ataupun industri. Kami meminta orang tua juga membantu menjaga anak-anaknya di ranah digital,” ujar Menkomdigi dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Rabu (22/4).
Meutya menjelaskan bahwa proses deaktivasi akun anak oleh platform tidak dilakukan serentak, melainkan menyesuaikan kesiapan sistem masing-masing. Oleh karena itu, kemungkinan masih ada akun yang belum terdampak pada tahap awal penerapan.
Untuk memastikan efektivitasnya, pemerintah mewajibkan platform digital memberikan laporan berkala. “Kami akan terus meminta laporan angka per angka dari para platform untuk memastikan bahwa inisiasi ini ditindaklanjuti dengan langkah nyata,” tegasnya.
Terkait kebijakan di YouTube, Meutya menyebut ketentuan batas usia minimum kini telah diperbarui secara tegas dalam pedoman komunitas, yakni melarang kepemilikan akun bagi pengguna di bawah 16 tahun.
Perwakilan YouTube Indonesia dan South Asia, Danny Ardianto, menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah, terutama dalam melaporkan data akun yang dinonaktifkan. “Untuk jumlah akun anak nanti akan terus kami perbarui dan laporkan kepada pemerintah,” kata Danny.
Turut hadir dalam taklimat media tersebut, Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar, Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya, serta Director of Government Affairs and Public Policy YouTube Asia Pacific Celeste Campbell-Pitt.
Pemerintah berharap sinergi antara regulator, platform, dan keluarga dapat memperkuat perlindungan anak di ruang digital guna menciptakan ekosistem internet yang aman dan bertanggung jawab bagi generasi muda Indonesia.
Editor : Team Shepublik
