Gubernur Jabar dan Plt Bupati Bekasi Tinjau Pasar Ramayana Cikarang, Siap Direvitalisasi Total pada 2027

Shepublik.my.id — CIKARANG UTARA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk membenahi kawasan niaga Pasar Ramayana di Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang didampingi Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, pada Kamis (11/06/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur sempat berdialog dengan sejumlah pedagang. Fokus utama perbincangan beralih pada rencana penataan lapak yang lebih tertib dan merata, baik untuk pedagang yang berada di dalam maupun di luar gedung pasar.
“Penataan ini diharapkan dapat menciptakan perputaran ekonomi yang lebih sehat dan berkeadilan bagi seluruh pedagang,” ujar Dedi Mulyadi.
Selain memulihkan fungsi optimal kawasan perdagangan, langkah ini diambil untuk mengembalikan kenyamanan masyarakat serta mengurai kemacetan lalu lintas di sekitar pasar. Pemerintah daerah memastikan bahwa proses penataan ini akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.
Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa revitalisasi pasar tradisional merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendongkrak ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Bekasi telah menyusun roadmap pembangunan wilayah tersebut.
Kawasan Pasar Ramayana Cikarang ditargetkan bertransformasi menjadi pasar tradisional yang modern dan representatif pada tahun 2027. Program ini dirancang untuk menyediakan tempat usaha yang layak sekaligus menciptakan lingkungan belanja yang tertib, aman, bersih, dan nyaman.
“Kami ingin menghadirkan pasar yang tertata dengan baik. Pedagang bisa tenang berjualan, dan masyarakat dapat berbelanja dengan aman tanpa mengganggu fungsi jalan. Insya Allah, pada tahun 2027 kawasan ini akan ditata menjadi pasar tradisional yang lebih representatif, nyaman, dan membanggakan bagi Kabupaten Bekasi,” tutur dr. Asep.
Pemerintah daerah berharap seluruh elemen masyarakat dan para pedagang dapat bersinergi mendukung proses penataan ini demi terwujudnya pusat ekonomi yang maju dan membawa manfaat luas. (/Red)
