Daerahekonomilingkungan hidup

Proyek Jalan Cikidang Rp34 Miliar Disorot: Kualitas Diragukan, Pengawas “Gaib”

ShePublik.my.id

SUKABUMI – Proyek rekonstruksi jalan provinsi di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, menuai kritik tajam. Pekerjaan senilai Rp34,2 miliar yang dikerjakan oleh PT Marco Wijaya Mandiri tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dan mengabaikan standar teknis serta transparansi.​

Jalur Cikidang merupakan akses vital bertonase berat menuju Pelabuhan Ratu. Namun, temuan di lapangan menunjukkan potret infrastruktur yang jauh dari harapan.

​​Sejumlah titik perbaikan diduga tidak memenuhi standar. Penggunaan perekat (tack coat) sebagai pengikat antar-lapisan aspal tidak terlihat, sehingga daya tahan jalan diragukan dalam menahan beban kendaraan berat.​

Papan informasi proyek tidak mencantumkan nama konsultan pengawas. Hal ini memicu pertanyaan besar terkait akuntabilitas proyek yang didanai APBD tersebut.​

Saat pengerjaan berlangsung, tidak ditemukan adanya pengawas maupun penanggung jawab lapangan di lokasi. ​​Ironisnya, keraguan juga datang dari internal pekerja.

Seorang pekerja lapangan yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak dibekali informasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang jelas.​

“Kami yang mengerjakan juga sebenarnya ragu dengan kualitasnya. Kami tidak diberikan RAB, jadi tidak tahu pasti volume pekerjaan. Hanya menjalankan perintah saja,” ungkapnya kepada awak media.

​​Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Marco Wijaya Mandiri belum memberikan klarifikasi resmi terkait berbagai temuan tersebut.​ Masyarakat mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera melakukan audit teknis dan administratif.

Mengingat nilai kontrak yang mencapai puluhan miliar rupiah, kegagalan dalam pengawasan bukan hanya berisiko merugikan keuangan negara, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan di jalur utama Sukabumi tersebut.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *