Pemkab Bekasi Gercep Normalisasi Saluran Irigasi, Petani Pebayuran Apresiasi Penyelamatan Musim Tanam

SHEPUBLIK.MY.ID — PEBAYURAN — Langkah sigap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam memperhatikan sektor pertanian mendapat apresiasi tinggi dari Paguyuban Petani Kecamatan Pebayuran. Kehadiran langsung Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja meninjau sejumlah titik saluran irigasi dinilai sangat membantu petani yang bersiap menghadapi musim tanam.
Perwakilan Paguyuban Petani Kecamatan Pebayuran, H. Sardi, mengungkapkan bahwa Plt Bupati Bekasi telah turun langsung ke lapangan sebanyak tiga kali untuk memastikan kebutuhan air para petani terpenuhi.
“Ini sudah hampir ketiga kalinya beliau turun langsung ke Pebayuran. Beliau memang sangat concern terhadap kondisi petani di sini,” ujar Sardi saat mendampingi peninjauan di Pebayuran.
Menurutnya, ketersediaan air irigasi menjadi faktor krusial mengingat Pebayuran merupakan salah satu kawasan lumbung pangan utama di Kabupaten Bekasi. Terlebih lagi, sektor pertanian di wilayah ini memiliki perputaran ekonomi yang sangat besar, yakni mencapai sekitar Rp250 miliar dalam satu musim tanam.
“Kalau sampai terjadi gagal panen akibat kekeringan, dampaknya tentu sangat besar bagi perekonomian petani dan masyarakat,” tambahnya.
Normalisasi Saluran Irigasi Sepanjang 12 Kilometer
Upaya penyelamatan sektor pertanian ini sebenarnya telah digencarkan Pemkab Bekasi sejak beberapa bulan terakhir. Normalisasi saluran sekunder dari BKG 6 hingga BKG 38 terus dikebut menggunakan alat berat.
Sementara itu, untuk titik-titik saluran yang dipadati eceng gondok, pembersihan dilakukan secara gotong royong melalui aksi “goloran” melibatkan petani dan masyarakat setempat.
Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan saluran irigasi ini mencakup bentangan sepanjang 12 kilometer, mulai dari BKG 26 hingga BKG 38 di empat desa.
“Alhamdulillah kegiatan yang sudah direncanakan sejak awal September ini dapat terealisasi. Kami bersyukur Plt Bupati Bekasi hadir langsung meninjau di lapangan,” ujar Hasyim saat memantau Goloran BKG 26 di Desa Sumbereja.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Swasembada Pangan
Pembersihan saluran yang dikombinasikan dengan normalisasi dan pompanisasi ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara Pemkab Bekasi, Jababeka, Perum Jasa Tirta (PJT), BBWS, unsur Polsek, Koramil, hingga kelompok petani.
Hasyim juga mengimbau seluruh warga dan petani di sepanjang bantaran irigasi untuk senantiasa menjaga kebersihan saluran air bersama-sama, demi menciptakan keadilan pasokan antara wilayah hulu dan hilir.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, H. Sardi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran pemerintah daerah, PJT, BBWS, dan seluruh pihak yang sigap merespons keluhan petani demi menjaga keberlanjutan lumbung pangan nasional. #RED
