Pimpin Apel Perdana, Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

SHEPUBLIK.MY.ID
CIKARANG PUSAT — Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menegaskan pentingnya integritas, disiplin, dan profesionalisme bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel perdana di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (26/10/2026).
Apel ini merupakan kegiatan perdana Asep setelah resmi dilantik sebagai Bupati Bekasi definitif oleh Gubernur Jawa Barat pada pekan sebelumnya. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh ASN memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada hasil.
“Jabatan adalah amanah, bukan hak istimewa. Kewenangan adalah tanggung jawab, bukan kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi,” tegas Asep di hadapan para peserta apel.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bekasi memaparkan empat poin utama penataan birokrasi dan kinerja pemerintahan:
1. Membangun Birokrasi Solid dan Berorientasi Hasil
Asep meminta birokrasi tidak hanya terjebak dalam rutinitas administratif, melainkan harus menunjukkan hasil kerja nyata bagi masyarakat. Setiap perangkat daerah diwajibkan memiliki target yang jelas, program terukur, serta capaian yang dapat dievaluasi secara berkala.
2. Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan evaluasi kinerja secara menyeluruh untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Kepala perangkat daerah dituntut mampu mengambil keputusan cepat, berinovasi, serta menyelesaikan persoalan di lingkungan kerjanya secara tepat.
3. Pendekatan “Belanja Masalah” ke Lapangan
Bupati menekankan agar ASN lebih dekat dengan masyarakat dengan cara turun langsung ke lapangan. Berbagai persoalan krusial seperti infrastruktur, banjir, jalan rusak, pendidikan, kesehatan, hingga pengangguran harus ditindaklanjuti secara cepat tanpa terhambat ego sektoral antardinas.
4. Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel dan Tepat Sasaran
Asep mengingatkan agar setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dikelola secara transparan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi publik, bukan sekadar laporan di atas kertas.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Bekasi tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh ASN serta koordinasi lintas sektoral yang kuat. Di akhir arahannya, Asep juga membuka ruang seluas-luasnya bagi kritik dan gagasan konstruktif demi kemajuan daerah.
“Saya mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan hati, berpikir jernih, dan memberikan pengabdian terbaik. Ingat, masyarakat menaruh harapan besar pada kita,” pungkasnya.
