Daerah

Perkuat Jejaring Guru, KPK Gelar Program SATRIA 2026 Tanamkan Nilai Integritas

JAKARTA –SHEPUBLIK.MY.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperkuat strategi pencegahan korupsi dari jalur pendidikan. Langkah ini diwujudkan melalui program Sahabat Teladan Integritas dan Antikorupsi (SATRIA) 2026 guna membentuk jejaring guru penggerak di berbagai daerah.​

Sebanyak 38 guru terpilih dari seluruh Indonesia mengikuti Kamp SATRIA yang berlangsung pada 8–10 September 2026 di Pusdiklat Kepemimpinan LAN RI, Jakarta.​Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup untuk memberantas korupsi. Kehadiran guru sangat vital sebagai perpanjangan tangan KPK di lapangan.​

“Kami tidak memiliki kantor perwakilan di daerah. Bapak dan Ibu guru inilah yang menjadi perpanjangan tangan kami,” kata Setyo saat membuka acara, Selasa (8/9/2026).

Program SATRIA dirancang untuk menyeleksi, menggembleng, dan mengaktifkan peran pendidik dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran kepada para murid.​Plt. Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Cahya H. Harefa, menjelaskan bahwa puluhan peserta yang hadir telah melewati tahapan seleksi yang sangat ketat.​”Proses seleksi diawali dari 972 undangan, lalu menyusut menjadi 121 pendaftar, hingga akhirnya terpilih 38 guru terbaik,” jelas Cahya.

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menambahkan bahwa pendidikan merupakan pilar utama pemberantasan korupsi di samping tindakan pencegahan dan penindakan hukum.​Melalui program intensif ini, para peserta dibekali berbagai materi seperti:

  • ​Penguatan Kapasitas : Pembekalan materi antikorupsi dan komunikasi.​
  • ​Kepemimpinan: Pelatihan pengelolaan jejaring dan penyusunan rencana aksi di sekolah.​
  • Penanaman Nilai: Pembentukan karakter jujur, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.

Dukungan juga datang dari mitra pembangunan asal Jerman, GIZ. Manager GIZ Forclime, Fransisca Silalahi, menilai peran guru sangat fundamental karena mereka berinteraksi langsung setiap hari untuk membentuk cara pandang dan perilaku generasi muda.

​Melalui Kamp SATRIA 2026, KPK berharap para guru tidak hanya menjadi teladan di sekolah masing-masing, tetapi juga mampu menularkan budaya integritas secara luas di lingkungan masyarakat. (*) #Red///

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *