Proporsi Anggaran BAZNAS Sukabumi Dikritik

ShePublik.my.id
SUKABUMI – Kinerja penghimpunan dan penyaluran dana Zakat, Infak, Sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS & DSKL) BAZNAS Kabupaten Sukabumi periode Januari hingga Agustus 2025 menunjukkan capaian signifikan. Namun, di balik angka jumbo tersebut, sorotan publik mulai mengarah pada komposisi alokasi anggaran, khususnya pada sektor kesehatan, dakwah, dan advokasi.
Berdasarkan data resmi yang dihimpun pada Senin (20/4/2026), total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp41.440.433.742. Kontribusi terbesar berasal dari zakat fitrah sebesar Rp25,1 miliar atau sekitar 60,5%. Disusul oleh zakat mal perorangan sebesar Rp12,7 miliar (31%), infak/sedekah tidak terikat Rp3,3 miliar (8,5%), serta infak/sedekah terikat Rp212 juta (0,5%).
Sementara itu, realisasi penyaluran dana tercatat sebesar Rp38.823.926.764. Distribusi terbesar dialokasikan untuk program kemanusiaan senilai Rp32,6 miliar atau setara 75% dari total penyaluran. Angka ini mencerminkan fokus lembaga dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat dan penanggulangan kondisi darurat.
Meski demikian, perhatian publik mulai tertuju pada sektor strategis lainnya. Program kesehatan menyerap anggaran Rp5,3 miliar atau sekitar 12%. Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis masyarakat, angka ini memicu diskusi terkait efektivitas jangkauan program.
Alokasi untuk program dakwah dan advokasi yang mencapai Rp4,7 miliar (11%) juga tak luput dari sorotan. Sejumlah pihak mempertanyakan proporsi tersebut di tengah persoalan ekonomi masyarakat yang masih pelik. Namun, BAZNAS menilai program dakwah dan advokasi tetap urgen untuk penguatan nilai keagamaan dan pendampingan sosial.
Di sisi lain, porsi untuk program pendidikan dan ekonomi tercatat relatif kecil, yakni masing-masing hanya 1% (sekitar Rp473 juta dan Rp377 juta). Kondisi ini memicu kritik karena kedua sektor tersebut merupakan kunci jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan.
Sejumlah pengamat menilai transparansi dan evaluasi berkala terhadap prioritas program sangat penting. Tujuannya agar distribusi anggaran lebih proporsional, tepat sasaran, dan menjaga kepercayaan umat.
Upaya Konfirmasi
Demi menjaga keberimbangan informasi, redaksi telah mencoba menghubungi pihak BAZNAS Kabupaten Sukabumi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan jawaban atau tanggapan resmi mengenai komposisi anggaran tersebut. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi apabila pihak BAZNAS memberikan pernyataan di kemudian hari.
Editor : Team Shepublik
